You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
None
None
The Duchess of Malfi is amacabre, tragic play which is often performed and studied at A leveland university. This Arden edition brings all the scholarship andcomprehensive analysis associated with the series and offers readers adeeper understanding of the play than competing editions.
Essay from the year 2006 in the subject English Language and Literature Studies - Linguistics, grade: 1,0, University of Freiburg (Englisches Seminar), course: Proseminar, language: English, abstract: The situation does not seem to be particularly exciting at all: A wealthy and civilised Renaissance duke chatting harmlessly with the envoy of a count whose daughter he is planning to marry. Before the two men start to discuss the financial details of the marriage, the duke tries to show his best side and presents himself as an art-loving and generous nobleman. But the story takes a chilling turn: While the host and his guest look at the portrait of the last duchess, the duke makes some remarks...
Malcolm Bevingstoke, Duke of Haven, tiga tahun terakhir ini hidup dalam kesendirian demi membayar kesalahan yang tidak pernah bisa diputar ulang dan cinta yang hilang untuk selamanya. Namun, kedudukan sebagai duke tidak bisa menunggu, dan Haven membutuhkan pewaris. Itu berarti ia harus mencari istri sebelum musim panas berakhir. Hanya saja masalahnya—ia sudah memilikinya. Setelah bertahun-tahun hidup di pengasingan, Seraphina, Duchess of Haven, kembali ke London dengan satu tujuan—untuk merebut kembali kehidupan yang telah ditinggalkannya dan menemukan kebahagiaan, tanpa terbebani oleh pria yang menghancurkan hatinya. Haven menawarkan kesepakatan untuk memberikan kebebasan asalkan Sera mencarikan istri pengganti bagi Haven... dan itu berarti Sera harus menghabiskan musim panas di dekat suami yang tak diinginkan sekaligus tak sanggup ditolaknya. Mampukah sang duke meyakinkan istrinya untuk melupakan masa lalu dan menjanjikan masa depan setiap hari dan selamanya sebagai Hari Sang Duchess?