You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
The 1st International Conference On Culture, Education, Linguistics, and Literature (CELL) Universitas Jenderal Soedirman (Jenderal Soedirman University). The rapid development of information and communication technology on information continuously encourages the global society known as Industrial Revolution 4.0. It was first introduced by German Economist, Klaus Schwab, in his book entitled “The Fourth Industrial Technology” in 2012. The complexity and interconnected sector in our daily life urge all stakeholders of the global society (governments, business actors, academicians, and civil society) have the responsibility to work together. The conference invites delegates from across Indonesian and attended by more than 75 participants from university academics, researchers, practitioners, and professionals across a wide range of industries.
This is an open access book. The rapid advancement of technology has created new civilization in this digital era which affects almost all aspects of life including language, literature, culture, and education. The digital era brings opportunities as well as challenges that people have to deal with. Thus, some adjustments need to be done in order to keep up with those changes. Studies on language, literature, culture, and education need to be continuously conducted and developed to revitalize those aspects in facing the dynamic changes of the digital era. In relation to this, Faculty of Language and Literature Education, Universitas Pendidikan Indonesia (FPBS UPI) hosts this year’s Interna...
Ancaman kepunahan bahasa daerah bukanlah sebatas pelengkap wacana pada ruang-ruang diskusi. Namun menjadi permasalahan serius untuk ditanggapi sebagai upaya penyelamatan bahasa daerah dari kematian. Kondisi bahasa yang sedang sakit, tentunya memerlukan penanganan yang tepat untuk mencegah fatalnya sebuah penyakit. Oleh karena itu, dibutuhkan diagnosa yang tepat untuk menentukan suplemen apa yang akan diberikan. Buku ini menyajikan diagnosa daya hidup bahasa daerah Massenrempulu di Kabupaten Enrekang yang tergolong sebagai bahasa yang terancam punah. Upaya revitalisasi bahasa sebaiknya terfokus pada transmisi antargenerasi melalui program pembinaan bahasa pada sektor pendidikan. Oleh karena itu, kebijakan strategis pemerintah daerah, serta partisipasi komunitas dan penutur bahasa sangat dibutuhkan dalam upaya pelestarian bahasa daerah.
Meskipun keragaman topik dan bingkai yang digunakan dalam buku ini berbeda antara satu dengan yang lain, namun kesemuanya tetap dalam kerangka eksplorasi akademik terhadap pembacaan budaya kontemporer Prancis dan interaksinya dengan perspektif (akademisi) Indonesia. Buku ini merupakan upaya untuk “meneroka” relasi perjumpaan budaya Prancis dan akademisi Indonesia dalam wujud alternatif praktik dan teori atas sejumlah fenomena dan problematika kebahasaan, kesastraan dan kebudayaan, termasuk filsafat di dalamnya. Selain itu, buku ini juga ditujukan untuk menghidupkan kembali “wacana akademik” yang telah meredup di dunia kampus, di sela-sela padatnya aktivitas administratif para sivitasnya, dan di tengah berpacunya institusi dunia pendidikan mengejar perankingan dan predikat kelas dunia (world class university).