You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Tuhan Yang Maha Esa menciptakan setiap anak sebagai individu yang memiliki keunikan yang tak tergantikan. Tidak ada satu pun anak yang hadir di dunia ini dengan kesamaan absolut, bahkan mereka yang terlahir sebagai kembar identik dari rahim yang sama. Keunikan tersebut tidak hanya tampak dalam dimensi fisik seperti bentuk tubuh dan warna kulit, tetapi juga menjangkau aspek kognitif yang meliputi akal, daya pikir, serta respons psikososial terhadap lingkungan (Mashudi 2023). Kendati dua anak kembar memperoleh pola asuh dan pendidikan dalam lingkungan yang seragam, perkembangan karakter dan pembentukan kepribadian mereka tetap mengalami diferensiasi yang signifikan. Fenomena ini merupakan manifestasi dari sunnatullah, yakni hukum kodrati yang menetapkan bahwa setiap manusia dianugerahi potensi, bakat, dan kecenderungan yang berbeda-beda sejak lahir (Rahmi 2023).
Judul : Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Mutu Penulis : JURI WAHANANTO, S.Ag, M.Pd.I Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 412 Halaman No ISBN : 978-623-497-091-3 Sinopsi Buku Era revolusi informasi dan komunikasi telah mengakibatkan dunia menjadi semakin terbuka, menghilangkan batas geografis, politis dan sosial budaya. Milinium ke tiga telah terbentuk masyarakat global, masyarakat IT yang bersifat terbuka, berubah dengan cepat dalam memberikan tuntutan, tantangan, bahkan ancaman baru, karena itu pada era globalisasi diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. SDM yang berkualitas dihasilkan oleh lembaga pendidikan yang berkualitas dan dipimpin oleh kepala madrasah yang konsisten terhadap peningkatan mutu madrasah. oleh karena itu dalam peningkatan mutu madrasah merupakan keniscayaan untuk membangun budaya mutu madrasah. Hal ini peran pemimpinan kepala madrasah memberi peran yang penting dalam terbentuknya budaya mutu madrasah yang kuat.
This book includes papers presented at the 6th Arte-Polis International Conference. The theme of the conference was “Imagining Experiences: Creative Tourism and the Making of Place”, and the book brings together studies based on lessons-learned, research and critical reviews related to creative tourism and reflections on placemaking. Covering a broad range of topics, including cultural and experiential perceptions of landscape, sustainable design, urban and rural planning, traditional and vernacular environment, public realm, thematic tourism, as well as heritage preservation and management, it discusses how issues of tourism shape our understanding of and discourse on architecture and landscapes. The book serves as an invitation to more participatory and polyphonic dialogues in the field of architecture, art and planning.
This is an open access book. We proudly present the 2022 Brawijaya International Conference (BIC) as the consecutive series of conferences that is organised and hosted annually by Univeritas Brawijaya, Indonesia. The BIC 2022 will be held in Bali, Indonesia, on October 7 – 9, 2022. The conference committee consists of multi department of Univeritas Brawijaya. The BIC 2022 will present multidisciplinary research, community service essay and research, and industrial findings related to sustainable development. The BIC 2022 will be a great opportunity for exchanging ideas and knowledge in all multidisciplinary areas for academicians, scientists, practitioners, and global executives. The event...
This is an open access book.Related to the big theme of the SDGs reinforcement at our previous conference, we try to invite all academics and researchers around the world to participate in the 4th Borobudur International Symposium 2022 (4thBIS 2022). As we know, the COVID-19 pandemic and its impact on all the 17 SDGs have demonstrated how what began as a health catastrophe swiftly transformed into a human, socioeconomic and environmental crisis. The 4th BIS brought up “The Innovation Chain: A Contribution to Society and Industry” as the main theme to respond this condition. This conference is expected to support the UN Agenda. Additionally, this conference will also provide avenues for participants to exchange ideas and network with each other as well as domain experts from their fields. Overall, this event is aimed at professionals across all spheres of technology and engineering including the experienced, inexperienced, and students as well. The conference will be held virtuallyon Wednesday, December 21st, 2022 in Magelang, Central Java, Indonesia.
This book is an open access. This conference will be held in Surabaya, East Java, Indonesia on August 09-11, 2024. We are inviting academics, researchers, and practitioners to submit research-based papers or theoretical papers that address any topics within the broad areas of Science and Engineering. Each paper was blindly reviewed by two (2) reviewers.
KEKECEWAAN RAKYAT KIAN TERAKUMULASI Kemunculan gerakan turun ke jalan tersebut tentu saja menarik untuk ditelisik, apa yang melatar belakangi dan agenda yang melingkupi. Namun terlepas dari itu semua, aksi menyampaikan aspirasi bukan di gedung wakil rakyat merupakan salah satu pertanda bahwa kondisi demikian memaksa. PWNU Jatim Perkuat Kemandirian Ekonomi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memantapkan banyak program keumatan jelang 1 Abad hari lahir (Harlah) NU. Program ini menjadi pembahasan penting dalam rapat pleno PWNU Jatim dan Musyawarah Alim Ulama di Pondok Sunan Bejagung, Tuban. Bahaya Orang Bodoh jika Terlalu Giat Ibadah Zaman sekarang ini banyak orang yang salah kaprah. Ada kelompok yang tidak setuju tahlilan dan ziarah kubur, tidak apa‐apa, boleh saja tidak setuju. Tapi jangan sampai divonis kafir, karena tuduhan itu tidak mungkin benar. Kalimat Laa ilaaha illallaah itu membuat orang kafir jadi mukmin, masa yang sudah mukmin jadi kafir gara‐gara tahlilan.
Ditulis oleh guru-guru SMK Provinsi Jawa Timur, peserta Bimtek Penulisan Fiksi dan Nonfiksi tahun 2021. Berbagai tema, dan patahan cerita diankat menjadi cerita pendek, kemmudian menjadi antologi sebanyak 100 karya fiksi. Impian, menjadi bagian penting dari alur 'nyata' yang diperjuangkan oleh banyak orang. Dan, jika seseorang tidak memiliki impian, dus "mimpi" ibarat orang itu tidak memiliki harapan ke depan. Itulah sebabnya impian perlu dijemput, dengan berbagai cara, sebab dalam impian itu terkandung cita dan asa yang besar. Itulah patahan-patahan cerita fiksi yang ada dalam antologi ini.