You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Buku ini merupakan panduan bagi pengajar katekisasi di lingkungan Gereja Kristus Tuhan (GKT). Dengan adanya buku ini, jemaat - khususnya GKT - akan diperlengkapi dengan pengetahuan dan pemahaman pokok-pokok iman Kristen yang mendasar.
“Buku hamba Tuhan ini akan membantu kita memahami dan memaknai hidup bersama Tuhan, yaitu hidup dalam kedisiplinan, ketaatan, ketekunan, dan pengharapan. Selain itu, kita juga diajak untuk dapat hidup dalam firman, hikmat Allah, iman yang teguh, dan integritas serta menghidupkan visi dan misi dari Tuhan. Inilah buku yang akan menuntun kita untuk hidup menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya dengan menjalani hidup yang penuh ucapan syukur dan berkemenangan. Tulisan ini akan sangat bermanfaat bagi umat Tuhan secara khusus bagi para presbiterium (pendeta, guru Injil, penatua, diaken) dan para pembelajar firman Tuhan dalam mempersiapkan khotbah atau renungan firman Tuhan.” Penatua Dr. Ir. Jansen Tangketasik, M.Si. “Buku ini akan sangat bermanfaat dan menginspirasi bagi siapa pun yang membacanya untuk mengetahui bagaimana Tuhan campur tangan dalam segala hal. Buku ini bisa jadi literatur, khususnya di sekolah-sekolah teologi.” Penatua Daniel Tombe’ Marrung, S.H., M.H.
Penulis: Dr. A Dan Kia, M.Th. Gilbert Timothy Majesty, M.Th., M.Pd. ISBN: 978-623-500-963-6 Halaman: vi + 152 Ukuran: 15,5 x 23 Tahun terbit: 2025 Sinopsis: Buku Konstruksi Pendidikan Agama Kristen di Era Disrupsi menawarkan analisis mendalam tentang tantangan dan pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di tengah perubahan zaman yang dipicu oleh disrupsi teknologi dan sosial. Penulisnya menguraikan bagaimana era digital dan globalisasi memengaruhi nilai-nilai kristiani serta metode pengajaran agama, sekaligus memberikan solusi inovatif untuk mempertahankan relevansi PAK. Dengan pendekatan komprehensif, buku ini menekankan pentingnya adaptasi kurikulum, pemanfaatan media digital, dan pendekatan kontekstual tanpa mengorbankan prinsip iman. Contoh konkret dan studi kasus memperkaya pembahasan, membuatnya aplikatif bagi pendidik, orang tua, dan gereja. Kelebihan buku ini terletak pada gabungan teori dan praktik, serta bahasa yang jelas meski membahas topik kompleks. Secara keseluruhan, buku ini penting bagi siapa pun yang peduli pada masa depan PAK di dunia yang terus berubah.
Pada zaman seperti sekarang ini, kita semua dituntut untuk beradaptasi dengan segala perubahannya. Tak terkecuali dalam peribadahan. Dalam fleksibilitas ibadah, dibutuhkan keterbukaan dialog dalam komunitas Kristen. Kelompok atau komunitas Kristen menjadi sesuatu yang penting saat ini. Kelompok kecil Kristen memiliki tujuan utama untuk pengembangan pengetahuan teologis, penguatan iman, dan pembentukan karakter Kristen. Banyak yang harus diperhatikan agar kelompok benar-benar menjadi sarana pertumbuhan rohani yang transformatif, tidak hanya sekadar perkumpulan sosial. Dalam buku ini telah dirancang program dan strategi pelayanan secara kontekstual, sehingga relevansi pelayanan gereja. Diharapkan pembaca dapat meningkatkan kepuasan hidup yang lebih tinggi dan komitmen moral yang lebih kuat.
Buku mengenai Penggembalaan sudah sangat banyak beredar dan dibaca orang di seluruh Indonesia. Baik yang ditulis oleh Gembala, Dosen dan sebagainya. Kami sebagai penulis memikirkan satu tema yang tidak umum yaitu “Gembala Yang Berkenan di Hati Allah” yang mengajarkan untuk hamba-hamba Tuhan dan bahkan semua orang percaya yang rindu melayani sesama dalam menumbuhkan kerohanian orang-orang percaya. Tuhan Yesus berkata dalam Yohanes 10:11,”Akulah Gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”. Inilah teladan Gembala yang mulia, yang diberikan kepada kita bahwa Yesus diperkenan Allah Bapa maka kita sebagai pelayan Tuhan juga sungguh baik jika diperkenan Tuhan itu sendiri.
Christian faith encompasses intellectual and spiritual life. The phrase “A Mind for Christ, A Heart for His Church” indicates the dynamic relationship between the intellectual and the heart in the believer’s life. It strongly emphasizes the importance of cultivating a deep understanding of the life and teachings of Christ while at the same time nurturing a love for the Church as the body of Christ. It is the spirit on which Aletheia Theological Seminary (henceforth Aletheia) formulates its motto. Aletheia exists to be a partner of the Church in preparing believers to learn about the person and work of Christ, as well as nurturing the heart to experience healthy spiritual growth. Iman K...
Role of Christian churches in supporting socio-economic and political development toward national unity, based on Pancasila, the state philosophy of Indonesia; proceedings of conference.
Buku yang Anda pegang saat ini bukan hanya sekadar kumpulan kata-kata, melainkan sebuah bentuk penghargaan dan penghormatan bagi seorang pelayan Tuhan yang luar biasa, Alm. Pdt. Alfius Areng Mutak. Dalam upaya untuk mempersembahkan tribute yang tulus, buku ini berusaha merangkai kembali karya-karya luar biasa beliau secara sistematis. Tujuannya sederhana namun mendalam: agar warisan intelektual dan rohaniah yang ditinggalkan oleh Alm. Pdt. Alfius Areng Mutak dapat dijangkau, dinikmati, dan dipelajari oleh banyak orang.
Formasi Spiritual adalah sesuatu yang sangat penting bagi pertumbuhan iman Kristen seseorang. Tanpa membangun Formasi Spiritual maka orang Kristen tidak akan mengalami kedewasaan rohani. Banyak orang Kristen yang mengabaikan tentang pentingnya Formasi Spiritual dan alhasil kehidupan orang Kristen tidak memuliakan Tuhan dan menjadi batu sandungan. Banyak orang Kristen yang tidak mengerti serta memahami tentang Formasi Spiritual. Hal ini disebabkan karena tidak banyak buku tentang Formasi Spiritual yang ditulis. Kalaupun ada, isinya kurang komprehensif dan terlalu sulit untuk dibaca dan dicerna. Buku ini adalah jawaban atas permasalahan di atas. Buku ini sangat membantu orang Kristen untuk memahami pentingnya dan bagaimana membangun Formasi Spiritual secara baik dan benar. Buku ini sangat dibutuhkan oleh kaum rohaniwan maupun orang Kristen awam untuk memiliki kehidupan iman Kristen yang mumpuni dan alhasil kehidupan orang Kristen akan memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain.