You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Syafa Armita Radjasa, wanita yang semasa gadisnya sangat ceria itu kini berubah 180 derajat setelah dewasa. Keadaan dan trauma membuat psikis dan mental sedikit terganggu, dan hal tersebut itu hanya di ketahui oleh ayahnya saja. Profesinya sebagai dokter handal hanya kamuflase dari sosoknya yang rapuh. Penyesalan dan trauma mendalam membuat dirinya tampak seperti sekuntum bunga beku yang tak tersentuh. Revan Adrian Baskara, pengusaha tampan yang pernah membuat kesalahan besar semasa remajanya. Karena membenci seseorang yang melecehkan kakaknya, Revan membalas dengan menodai keponakan bajingan itu. Namun naas, ternyata gadis itu adalah anak dari dokter yang waktu kecil pernah menyelamatkan ny...
Sinopsis: Kebahagian Sera mencapai puncaknya saat ia menikah dengan teman masa kecil yang sangat ia cintai. Arya, sahabat sekaligus laki-laki yang sejak kecil selalu melindungi Sera setelah mamanya meninggal. Kini, laki-laki itu bersanding dengannya di pelaminan sebagai suami. Namun, kebahagiaan Sera luntur seketika kala suatu hari Arya mengatakan bahwa dirinya menikahi Sera karena terpaksa. Arya mengatakan bahwa ia tidak pernah mencintai Sera dan hanya menganggap Sera sebagai adiknya. Suatu kenyataan pahit yang kembali hadir di hidup Sera setelah kematian mamanya. Bukan cuma itu, Arya bahkan secara terang-terangan menyatakan diri mencintai Nadia, sahabat baik Sera. Syok dengan semua kenyata...
Arfian Hadiwijaya merasa hidupnya sempurna karena memiliki segalanya. Ia mempunyai kedua orang tua yang menyayanginya dan saudara-saudara yang juga saling menyayangi. Ditambah mempunyai kekasih super cantik bernama Friska. Namun kesempurnaan itu lenyap kala di suatu pagi, ia menemukan dirinya terbangun tanpa busana di samping Selena, gadis pendiam yang selama ini ia anggap adiknya sendiri. Keluarganya dan keluarga Selena meminta pertanggung jawaban padanya atas kejadian itu, dan sialnya Selena sama sekali tidak membantunya. Dirinya malah mendapati kenyataan ternyata Selena sengaja menjebaknya. Sejak saat itu kebencian menguasai hati Arfi pada Selena. Ia membenci Selena karena sudah menghancurkan kebahagiaannya. "Kau boleh senang sudah mendapatkanku, tapi jangan berharap kau bahagia disampingku. Sekarang kau adalah budakku, dan setelah ini kau akan menyesali semua perbuatan bodohmu." Arfian Hadiwijaya Novel ini sequel dari novel saya sebelumnya Edelweiss