You may have to Search all our reviewed books and magazines, click the sign up button below to create a free account.
Cerita fantasi ini bermula pada penghujung abad ke-16. Perebutan tahta di Europe tak kunjung selesai. Di saat peperangan terjadi di mana-mana muncul seorang pria yang bertekad untuk mempersatukan Britania dengan Europe. Dia adalah Zenn. Banyak rintangan yang harus dihadapinya, namun itu semua tak membuatnya goyah untuk mewujudkan tekadnya demi membangun masa depan.
Sesuatu yang jarang-jarang bisa saja terjadi Kalau memang sudah waktunya Jika akan terjadi, terjadilah Persiapkan matang-matang Karena, sekali lagi, kalau sudah pada waktunya Sesuatu yang akan terjadi, pasti terjadi Waktu itu jarang-jarang Mini-book Esto pertama yang berisi prosa bebas tentang rindu, harapan, dan hal-hal lain yang kadang-kadang terjadi. Edisi republish
Judul : JAGA 4 PILAR KEBANGSAAN (Pancasila, UUD 45, NKRI & Bhinneka Tunggal Ika) Penulis : Abu Mansur Al-Asy’ari Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 312 Halaman Oleh: Prof. Dr. Oman Fathurahman, M. Hum Ketua Kelompok Kerja Moderasi Beragama Kementerian RI, Jakarta Sebagai bangsa yang masyarakatnya amat majemuk, kita sering menyaksikan adanya gesekan sosial akibat perbedaan cara pandang masalah keagamaan. Ini tak ayal dapat mengganggu suasana rukun dan damai yang kita idam-idamkan bersama. Di suatu waktu, misalnya, ada umat beragama yang membenturkan pandangan keagamaannya dengan ritual budaya lokal. Seperti, sedekah laut, festival kebudayaan, atau ritual budaya lainnya. Di waktu yang lain, kita ...
Menjadi pianis hebat adalah impiannya. Yesika, gadis spesial yang memiliki ketulusan dan kemurnian hati. Meski Ia memiliki bakat, namun hal itu tidak serta merta membuatnya mudah meraih impiannya. Banyak lika-liku kehidupan baik yang membuatnya menangis haru ataupun menangis pilu terjadi. Arjuna yang dikenal dengan na panggilan Juna adalah lelaki yang memiliki cara tersendiri untuk mengarungi kehidupan. Hidup yang menyakitkan naginya membuatnya menjadi pribadi yang apaptis. Namun, bertemu dengan Yesika membuat hidupnya menjadi sedikit lebih berwarna dan berbeda. River Flows In You adalah kunci.
Seri Puisi Esai Indonesia Ambon Manise Kisah Sang Penantang Baduy Dan Tanah Luruh Benteng Lentera Pasundan Bahana Bumi Antasari Luka Zamrud Khatulistiwa Balada Ibu Kota Mantra Laut Mandar Di Balik Lipatan Waktu Menggugat Alam, Mengejar Sunyi Di Gerbang Stasiun Penghabisan Merisik Jalan Ke Percut Gaung Moluku Kie Raha Nyayian Perimping Gema Hati Mongondow Palu Gemuruh Laut Timur Penyelam Dari Padang Hitam Genderang Bumi Rafflesia Raja Alam Barajo Ironi Tanah Pungkat Di Lambung Langit Renjana Khatulistiwa Jejak Jerit Di Tambun Bungai Serambi Madinah Jiwa-Jiwa Yang Resah Serat Sekar Tanjung Kepak Cendrawasih Sergam Kesaksian Bumi Anoa Sisa Amuk Kidung Kelam Suara-Suara Yang Terbungkam Kidung Ta...
This is an open access book. The development and use of new technologies have accelerated considerably in recent decades. Researchers and experts are encouraged to innovate in across fields in support of sustainable development (SDGs) especially in education. The 3rd International Conference on Education and Technology (ICETECH 2022), organized by Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) Indonesia, accommodates researchers, experts, academics, educators, stakeholders, and students to exchange experiences through research results in TEAM Based Education, Digital Literacy in Education, Applied Science in Education, Digital Education, Curriculum and Instruction, Social Science Education.
On literacy movement in Indonesian schools.
Rasa sakit itu merupakan berkah. Walau kadang air mata menitik-nitik. Sakit itu kadang menyiksa jiwa, namun memberi inspirasi, mengajar kesabaran, dan mendewasakan seseorang untuk bisa tegar dan mengerti, bahwa hidup harus dijalani dengan keikhlasan, rasa syukur atas nikmatnya kesehatan dan selalu berpegang teguh dalam keimanan. Mata perempuan itu langsung berkaca-kaca. Sesaat membaca surat permohonan perceraian dari suaminya. Ia Tak mengira bahtera rumah tangga yang telah dibangun dan dirajut selama 20 tahun akan kandas begitu saja. Karena perubahan terjadi pada suaminya setahun belakangan. Maria hanya bisa tertunduk lunglai. Wajahnya basah akan deraian air mata, tubuhnya terisak, bergetar. Sesekali ia tersungkur menangis sejadi-jadinya Mencoba meratapi takdir yang tega merenggut kebahagiaannya. Suami yang ia sayangi sepenuh jiwa. Yang menjadi tambatan hati terakhir, dan menjadi ayah untuk kedua anak-anaknya yang masih kecil. Telah memutuskan untuk berpisah. Bukan untuk pergi dalam keperluan usaha atau berangkat keluar kota seperti biasa. Tetapi pergi untuk memutuskan tali perkawinan yang pernah mereka ikat bersama di hadapan pendeta (Maaf Tuk Berpisah)
Buku ini membahas linguistik terapan secara menyeluruh, dimulai dari dasar-dasar bahasa, karakteristik, dan fungsinya dalam konteks sosial-budaya. Bahasa dilihat sebagai sistem komunikasi multidimensional yang membentuk identitas, mencerminkan nilai budaya, dan bersifat dinamis. Bab 2 menjelaskan definisi dan peran linguistik terapan sebagai penghubung antara teori dan praktik pemecahan masalah bahasa, dengan ruang lingkup mencakup pengajaran, kebijakan, penerjemahan, dan analisis wacana. Bab 3–4 mengulas landasan teoretis, termasuk pemerolehan bahasa, metodologi pengajaran, kompetensi komunikatif, sosiolinguistik, pragmatik, serta karakter multidisipliner dan kontekstual linguistik terapa...
Kadang-kadang muncul pertanyaan, Kenapa Allah membuat permisalan semut dan lebah dalam Al-Qur'an? Bahkan hewan yang lebih menjijikkan dari itu, yakni binatang melata. Apakah Allah lupa bahwa manusialah yang sempurna? Ataukah kita yang tergesa-gesa mengira bahwa manusia adalah makhluk yang paripurna?"" Keraguan itu bukan muncul saat ini saja. Sejak turunnya Al-Quran, orang-orang kafi r dan munafi k berusaha mengkritisi Tuhan. Namun, semua itu terjawab sudah dengan kemajuan zaman bahwa ada pesan Tuhan di balik semua permisalan. Allah membuat permisalan seperti semut dan lebah pasti dan pasti memiliki maksud dan tujuan tertentu. Pasti ada sesuatu yang belum kita ketahui dari mereka, dan kita harus belajar pada mereka. Mari kita ungkap segala keraguan ini untuk memotivasi diri, karena ternyata peradaban kita jauh tertinggal dari peradaban semut dan lebah.